Psychology – Psikologi

UTS Paedagogi

Comments on: "UTS Paedagogi" (6)

  1. F. Dina A said:

    1. Apa yang dapat adinda jelaskan sehubungan dengan Pedagogi Modern? lalu beri ilustrasi bandingan antara proses pembelajaran yang adinda dapatkan saat perkuliah dengan uraian teori tersebut.

  2. Pedagogi modern adalah hasil pengembangan dari pedagogi tradisional. Pada awal terbentuk, Pedagogi (tradisional) hanyalah memiliki makna sebagai studi tentang bagaimana menjadi guru, hanya sebatas pada seni mengajar atau mengasuh. Namun seiring berkembangnya jaman, dengan semakin banyaknya teknologi informasi yang menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, pedagogi berusaha menyesuaikan dirinya sehingga terciptalah Pedagogi Modern.

    Dalam makna modern, Pedagogi merujuk kepada seluruh konteks dan sumber daya operasi pengajaran dan pembelajaran yang secara nyata terlibat di dalamnya, juga merujuk kepada teori pengajaran, dimana guru berusaha memahami bahan ajar, mengenali siswa, dan menentukan cara mengajarnya.

    Jadi, perbedaan yang mendasar antara pedagogi tradisional dengan pedagogi modern hanyalah terletak pada perluasan maknanya. Dalam pedagogi tradisional, pedagogi hanya sebatas seni mengajar. Sedangkan dalam pedagogi modern, pedagogi juga meliputi teori-teori pengajaran : pemahaman tentang bahan ajar oleh guru, mengenali semua peserta didiknya, penentuan cara mengajar.

    Pengajaran, Belajar, dan hubungan di antara pengajaran dan belajar adalah tiga komponen umum yang menjadi fokus dalam pedagogi modern. Menurut Prof. Dr. Sudarwan Danim dalam bukunya Pedagogi, Andragogi, dan Heutagogi, dikatakan bahwa pedagogi yang efektif itu mendukung keterlibatan intelektual, memiliki keterhubungan dengan dunia yang lebih luas, lingkungan kelas yang kondusif, mempromosikan kesejahteraan siswa, guru dan komunitas sekolah, serta juga memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah.

    Ilmu-ilmu pedagogi sesungguhnya hanya diterapkan kepada peserta didik yang masih tergolong dalam kategori anak-anak. Namun jika dihubungkan dengan proses perkuliahan mata kuliah Pedagogi yang kami jalani selama setengah semester ini, berikut adalah kesimpulan saya:

    Dosen sudah menerapkan prinsip-prinsip pedagogi modern ke dalam mata kuliah ini dengan baik. Mata kuliah pedagogi ini sudah diwarnai dengan berbeda oleh dosen, dengan menerapkan sistem perkuliahan yang berbeda dengan mata kuliah lainnya. Pada pertemuan pertama, dilakukan semacam ice-breaking untuk menanyakan apa alasan mahasiswa mengambil mata kuliah ini. Pada pertemuan kedua, mahasiswa diwajibkan untuk membawa laptop ke kampus untuk diterapkan metode mengajar e-learning. Pertemuan ketiga, ketika diadakan pergantian dosen yang mengajar, mahasiswa dituntut untuk belajar mandiri, membuat ringkasan mengenai sebuah topik yang kemudian di posting di blog. Kuliah yang keempat tidak diadakan secara konvensional, tetapi dilakukan dengan online dari rumah masing-masing. Secara keseluruhan, prinsip-prinsip pedagogi yang meliputi seni mengajar dan pemahaman dosen mengenai materi kuliah sudah sangat bagus. Namun, menurutku masih ada beberapa kekurangan.

    Salah satu diantaranya adalah bahwa mahasiswa jarang mendapat feedback terhadap tugas yang sudah dikerjakannya. Mahasiswa dituntut untuk belajar mandiri, membuat ringkasan dari topik yang tertulis di kontrak kuliah dan kemudian diposting di blog. Akan tetapi, mahasiswa tidak mendapat feedback apakah pemahamannya terhadap suatu topik tertentu memang sudah benar atau belum. Penerapan pedagogi modern sudah dilakukan, tapi menurut saya masih belum efektif karena tidak bisa dipastikan bahwa mahasiswa yang bersangkutan sudah paham atau belum mengenai topik yang ada di kontrak perkuliahan.

  3. F. Dina A said:

    2. jelaskan tentang konsep micro teaching kelompok adinda. Kemudian sertakan kajian teori yang mendukung menurut pendapat pribadi anda.

  4. Konsep micro teaching kelompok kami bisa dibaca pada postingan yang sebelumnya: https://10042jw.wordpress.com/2012/04/09/action-plan/

    Dalam membuat perencanaan micro teaching ini, kami sudah berusaha untuk mengacu pada prinsip pedagogi modern. Artinya, kami berusaha semampu kami untuk mencoba mengaplikasikan teori pedagogi ke dalam bentuk nyata (konkret).

    Pemahaman bahan ajar, menentukan cara mengajar, dan mengenal peserta didik (dalam hal ini, kami sudah mengetahui bahwa peserta didik kami adalah anak TK, namun masih belum mengenal secara individual semua peserta didik tersebut) adalah beberapa komponen dasar pedagogi modern yang sudah kami persiapkan dalam micro teaching ini. Selanjutnya hanya tinggal pelaksanaannya saja. Apakah micro teaching kami ini akan berjalan sukses? Semuanya akan bergantung pada kerja sama kami sebagai tim, dan kesuksesan kami nantinya bisa diukur dengan membandingkannya dengan ‘Pedagogi yang Efektif’ menurut Prof. Dr. Sudarwan Danim: mendukung keterlibatan intelektual, memiliki keterhubungan dengan dunia yang lebih luas, lingkungan kelas yang kondusif, mempromosikan kesejahteraan siswa, guru dan komunitas sekolah, serta juga memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah.

  5. F. Dina A said:

    3. Berikan penjelasan, apa yang kelompok adinda berikan berkiatan dengan kalimat berikut :serta juga memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah.

  6. Remedial No. 3

    “serta juga memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah” adalah salah satu karakteristik dari Pedagogi yang efektif.
    Melalui micro teaching yang kelompok kami lakukan di TK Dharma Pancasila tersebut, secara tidak langsung kami juga sudah memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah.
    Beberapa hal yang kami ajarkan di sana diantaranya adalah:
    – Mengolah barang bekas menjadi sesuatu yang berguna (botol bekas menjadi celengan)
    – Membuang sampah harus pada tempatnya
    – Rajin menabung
    – Memiliki cita-cita
    Dari serangkaian kegiatan belajar-mengajar yang telah kami lakukan di sana, semuanya mendapat sambutan positif dari kepala sekolah TK tersebut karena sudah turut mewujudkan tujuan atau visi sekolah tersebut.
    Visi sekolah Dharma Pancasila : Berbudi pekerti luhur, Disiplin, Cerdas, Kreatif, dan Terampil, berlandaskan IPTEK dan IMTAQ.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: